FAKULTAS TARBIYAH BERSAMA PPG LPTK IAIN MADURA MENGIKUTI FORUM DEKAN TARBIYAH & KEGURUAN (FORDETAK) SERTA WORKSHOP PENGEMBANGAN PENGELOLAAN PPG
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PPG
- Sabtu, 30 September 2023
- Dilihat 104 Kali
Hari rabu pagi, tim yang terdiri Dekan Fakultas Tarbiyah Prof. Dr. Siswanto, M.Pd.I, Wakil Dekan 1 dan 2 bapak Dr. Abd. Ghofur, M.Pd. dan bapak Dr. Fathol Haliq, M.Si serta Dr. Maimun, S.H.I., M.Pd.I. berangkat dari kampus IAIN Madura tepat pada jam 06.00. Tim dengan jumlah 4 personalia ini harus berangkat karena terdapat dua kegiatan bersinergi dalam satu tempat yang sama yakni forum dekan tarbiyah dan keguruan yang biasa disingkat FORDETAK serta workshop pengembangan pengelolaan PPG LPTK seluruh Indonesia yang bertempat di Hotel New Shapir Yogyakarta.
Berdasarkan surat tugas dengan nomor B-5641/In.38/FT.01/09/2023 tertanggal 22 September 2023, dekan menugaskan Dr. Fathol Haliq, M.Si. dan Dr. Maimun, S.H.I., M.Pd.I untuk menghadiri pelaksanaan kegiatan workshop PPG yang mengangkat tema; “peningkatan mutu administrasi program pendidikan profesi guru”, tema yang disiapkan panitia untuk kegiatan sesi paralel dalam fordetak sebagai kegiatan terikat dari beberapa kegiatan fordetak yang sangat padat selama 3 hari.
Sesuai dengan temanya, kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan PPG pada masing-masing LPTK seluruh Indonesia. Ada harapan besar dari panitian nasional PPG kementerian agama agar pelaksanaan program PPG semakin lebih baik dan lebih baik. Untuk tujuan itu bapak Mohammad Zain selaku Pejabat Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah menekankan agar di dalam pelaksanaan pembelajaran PPG ini orientasi dan internalisasi materi kurikulum merdeka dengan tendensi pada moderasi beragama betul-betul ditekankan, “kita hidangkan kurikulum merdeka yang harus menjadi acuan dalam program PPG, tentang pembelajaran berbasis pada siswa, kepekaan terhadap potensi, bakat, minat siswa sekaligus kepekaan dalam pembacaan terhadap kondisi sosiokultur masyarakatnya serta tidak lupa dengan pendidikan ahklak dan karankter bangsa yang moderat”. Ia menambahkan bahwa moderasi beragama harus diinternalisasi dalam pembelajaran termasuk dalam lokakarya dan PPL melalui modul ajar dan perangkat lainnya yang ditagihkan.
Bapak Dr. Anis Masykur, MA, selaku Kasubdit Bina GTK MA/MAK Kemenag menyatakan bahwa moderasi beragama perlu diwujudkan dalam bentuk pembelajaran deferensiasi, “salah satu pola pembelajaran yang memperlihatkan moderasi itu ya pembelajaran deferensiasi disamping kemampuan adaptasi dengan kemajuan zaman dengan berfikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif”. Selain dari penekanan ini, bapak yang selalu disapa dengan pak Anis ini juga menyampaikan beberapa informasi; pertama, pelulusan PPG Batch 1 tahun 2023 akan disampaikan awal oktober dengan rapat pembahasan hasil ujian up diperkirakan tanggal 1 sampai 3 oktober. Kedua, setiap penandatanganan PKS harus disertai dengan proposal dan RAB sebagai acuan dasar program dan keuangannya sekaligus. Ketiga, pada tahun 2024 dana APBN dalam mapel agama akan ditiadakan sehingga alternatifnya akan lari pada LPDP dan karenanya kuota akan semakin terbatas. Ke empat, agar LPTK aman untuk kuota mahasiswa berikutnya sebagai akibat dari pengurangan sumber dana maka LPTK harus maksimal dalam membimbing demi kelulusan mahasiswa karena salah satu tolak ukur kuota mahasiswa yang akan diberikan oleh Kemenag adalah seberapa besar keberhasilan LPTK dalam meluluskan mahasiswanya.
Kegiatan ini kemudian berfokus pada rancangan modul bahan ajar terutama yang berkaitan dengan modul tambahan bagi K2 untuk kebutuhan lokakarya dengan semangat yang sama yaitu kurikulum merdeka dan internalisasi moderasi beragama. Untuk memastikan kualitas moderasi ini dihadirkan 2 reviewer dari Wahid Foundation untuk memastikan bahwa modul yang telah dirancang betul-betul selaras dengan moderasi beragama.
Selain itu, dalam kesempatan ini terdapat pula penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara Dekan Fakultas Tarbiyah Prof. Dr. Siswanto, M.Pd.I dengan bapak Mohammad Zain selaku Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat GTK Madrasah yang di dalamnya tertera dengan jelas kontrak penyelenggaraan PPG Batch 2 dengan ketentuan anggarannya. (Maimun)