Istighozah Mahasiswa PPG LPTK IAIN Madura: Mengetuk Pintu Langit Demi Keberkahan dan Kesuksesan
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PPG
- Kamis, 13 Februari 2025
- Dilihat 49 Kali
Takalar, 10 Februari 2025 – Suasana khidmat dan penuh harapan menyelimuti Aula Kementerian Agama Takalar pada Senin, 10 Februari 2025. Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) LPTK IAIN Madura Batch 2 Tahun 2024 berkumpul dalam kegiatan istighozah, sebuah doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan dan kesuksesan dalam menghadapi Uji Pengetahuan (UP).
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua LPTK IAIN Madura yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd.I. Turut hadir Wakil Dekan 2, Prof. Dr. H. Mohammad Thoha, M.Pd.I., yang sekaligus memimpin jalannya istighozah dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini juga diikuti oleh segenap pimpinan Kementerian Agama Takalar, Tim Pengelola PPG LPTK IAIN Madura, serta seluruh mahasiswa yang akan mengikuti UP.
Mahasiswa memenuhi aula dengan wajah yang penuh harap dan keikhlasan. Istighozah diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggema di seluruh ruangan, mengundang ketenangan dan keberkahan. Setelah itu, Prof. Dr. H. Mohammad Thoha, M.Pd.I. memimpin doa yang dipanjatkan secara bersama-sama. Dalam doanya, beliau menekankan pentingnya tawakal kepada Allah setelah ikhtiar yang dilakukan dalam proses pembelajaran dan persiapan UP.
“Setiap usaha yang kita lakukan harus selalu diiringi dengan doa. Ilmu yang kita pelajari tidak akan memberikan manfaat tanpa keberkahan dari Allah. Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama memohon pertolongan-Nya, agar diberikan kemudahan dalam menghadapi ujian dan keberhasilan yang diridhoi,” ungkap beliau dalam tausiyah singkatnya.
Istighozah ini bukan sekadar ritual doa biasa, melainkan sebuah ikhtiar spiritual yang mendalam. Para mahasiswa dengan penuh kekhusyukan mengamini setiap doa yang dipanjatkan, berharap agar Allah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam menghadapi UP. Mereka juga memohon agar ilmu yang telah dipelajari selama proses PPG menjadi ilmu yang bermanfaat dan bernilai ibadah.
Ketua LPTK IAIN Madura, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari keyakinan bahwa keberhasilan sejati bukan hanya ditentukan oleh kecerdasan dan usaha manusia, tetapi juga oleh kehendak dan ridha Allah. “Kita semua telah berusaha keras, tetapi jangan lupakan bahwa doa adalah senjata orang beriman. Dengan doa dan tawakal, kita menyerahkan segala hasilnya kepada Allah, karena hanya Dia yang berhak menentukan,” ujarnya dengan penuh ketulusan.
Selain sebagai sarana spiritual, istighozah ini juga menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan antar mahasiswa PPG. Mereka saling menyemangati dan menguatkan tekad satu sama lain. Di tengah suasana penuh haru, beberapa mahasiswa bahkan tak kuasa menahan air mata ketika melantunkan doa-doa permohonan kepada Allah. Ini adalah momen yang menyentuh, di mana setiap individu menyadari bahwa perjuangan mereka tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, guru, dan seluruh pihak yang telah mendoakan dan mendukung mereka.
Di akhir acara, seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan harapan dan doa pribadi mereka. Beberapa mahasiswa dengan suara bergetar mengungkapkan rasa syukur dan harapan mereka agar dapat melewati UP dengan hasil yang terbaik.
Dengan berakhirnya istighozah ini, mahasiswa PPG LPTK IAIN Madura kini melangkah menuju UP dengan hati yang lebih mantap dan penuh keyakinan. Mereka tidak hanya membawa bekal ilmu dan latihan yang telah mereka jalani, tetapi juga doa dan harapan yang dipanjatkan bersama.
Semoga Allah SWT mengabulkan setiap doa yang telah terucap dan memberikan hasil terbaik bagi semua mahasiswa. Dengan ikhtiar dan doa yang telah dilakukan, mereka yakin bahwa setiap langkah yang mereka ambil akan selalu berada dalam lindungan dan keberkahan-Nya. Aamiin ya Rabbal 'Alamin. (MAA)