Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

ppg@iainmadura.ac.id

FGD PENYAMAAN PERSEPSI PTK BAGI DOSEN DAN GURU PAMONG LPTK IAIN MADURA

  • Diposting Oleh Admin Web Prodi PPG
  • Jumat, 6 Oktober 2023
  • Dilihat 118 Kali
Bagikan ke

Kamis, 5 Oktober 2023 - Dalam upaya terus meningkatkan kualitas pendidikan dan koordinasi antara dosen serta guru pamong, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Madura menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyamaan Persepsi Pendidikan Tenaga Kependidikan (PTK). Acara tersebut berlangsung dengan sukses di Hotel Berlian dan melibatkan lebih dari 50 peserta, terdiri atas dosen dan guru pamong dari berbagai bidang keahlian. FGD ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman bersama dan menciptakan kerangka kerja yang konsisten dalam melaksanakan pendidikan serta pelatihan bagi calon pendidik.

Kegiatan FGD ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Rektor II Dr. Buna'i, S.Ag. M.Pd.. Beliau menguapkan terimakasih kepada PPG LPTK IAIN Madura yang telah menyeleggarakan kegiatan FGD ini. “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG LPTK IAIN Madura” ungkap beliau. Selain itu juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah Prof. Dr. Siswanto, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa ada karakteristik khusus PTK di PPG ini. “PTK di PPG memiliki karakteristik khusus dibanding dengan PTK yang lain, oleh karena itu perlu adanya persamaan persepsi ini” kata Prof. Dr. Siswanto, M.Pd saat memberi sambutan.

Pemateri kegiatan ini adalah Dr. Nino Indrianto, S.Pd., M.Pd. dari UIN Jember. Salah satu poin utama yang dibahas dalam FGD adalah pentingnya penyamaan persepsi terkait PTK. Mulai dari pencarian permasalahan, pencarian solusi, aksi, dan membuat laporannya. Dalam suasana yang penuh kolaborasi, para peserta berupaya mencapai pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana membimbing dan mengajar PTK bagi mahasiswa PPG LPTK IAIN Madura.

Beliau mengawali materi dari Potret guru di Indonesia, terdapat guru betulan dan guru kebetulan. Profil lulusan PPG adalah menjadi guru yang professional. Seorang guru harus tetap terus belajar. Menjelaskan tahapan-tahapan dan jadwal PPG. Pola pembelajaran PPG yang pertama adalah pendalaman materi. Pendalaman materi terdiri atas menemukan masalah, mencari solusi, dan merencanakan aksi. PTK dibuat berdasarkan permasalahan yang sudah ditemukan. Dengan demikian mahasiswa mahasiswa tinggal melanjutkan atau temuan dalam pendalaman dapat dijadikan pijakan awal PTK. Disisi lain pembagian dosen dan guru pamong diubah-ubah. Hal tersebut bertujuan agar PTK mahasiswa benar-benar diuji.

Beliau juga mengupas tuntas PTK. PTK bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran di kelas. PTK ini dilakukan oleh guru termasuk juga guru peserta PPG. Mahasiswa PPG tersebut diharapkan menjadi guru professional yang selalu meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Salah satunya dengan PTK. Kegiatan PTK ini wajib dilakukan dalam proses penyelenggaraan PPG. Sesuai dengan teori daya serap, mahasiswa akan lebih memahami jika sebuah materi dipraktikkan. PTK dalam PPG memiliki karakteristik dan berbeda dengan PTK pada umumnya. Pola implementasi PPL dan PTK meliputi pola terpisah dan terintegrasi. Polah terpisah yakni antara Modul Ajar, PPL, dan PTK terpisah. Sedangkan model integrasi yakni antara Modul Ajar, PPL, dan PTK terintegrasi. Judul PTK harus ada peningkatan, permasalahan, cara mengatasinya, dan tempatnya. Misalkan “Peningkatan Kemampuan Baca Quran dengan Media Youtube di MI Miftahul Ulum Pamekasan”.

Setelah berlangsung selama satu hari, FGD ini diakhiri dengan komitmen dari para peserta untuk terus bekerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pemahaman mereka tentang PTK bagi mahasiswa PPG. (M. Arifin A.)