LPTK IAIN MADURA MENYELENGGARAKAN REFRESHMENT PPL BERBASIS KURIKULUM MERDEKA BAGI DOSEN DAN GURU PAMONG PPG DALJAB BATCH 2 TAHUN 2023
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PPG
- Rabu, 25 Oktober 2023
- Dilihat 93 Kali
Pamekasan, Kamis 19 Oktober 2023 LPTK IAIN Madura menjadi saksi atas keberlangsungan suksesnya acara "Refreshment PPL Berbasis Kurikulum Merdeka" yang dihadiri oleh para dosen dan guru pamong dari Batch 2 Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab). Acara tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi para pendidik dalam membimbing dan mengajar mahasiswa PPG pada tahapan PPL.
Refreshment yang berlangsung di Hotel Berlian Pamekasan ini menjadi ajang diskusi, belajar bersama, dan berbagi pengalaman yang sangat penting bagi lebih dari 60 peserta yang terdiri dari dosen dan guru pamong. Acara ini memfokuskan perhatian pada implementasi Kurikulum Merdeka, sebuah inisiatif nasional yang bertujuan untuk memberikan pendidikan yang lebih kontekstual dan relevan bagi mahasiswa PPG Daljab Batch 2 2023.
Ketua LPTK IAIN Madura, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd. berbagi pandangannya tentang pentingnya acara ini. "Progres PPG sudah sampai dengan PPL. Kami harus memastikan bahwa dosen dan guru pamong kami siap untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Oleh karena itu kami mengadakan Refreshment PPL ini," ujar beliau.
Narasumber dalam acara ini adalah Galih Puji Mulyoto, M.Pd. Beliau dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Berbagai pengalamannya dalam dunia pendidikan meliputi Kepala Unit e-learning FITK, Pengelola e-learning Universitas, Koordinator Akademik Prodi PPG FITK, Pengembang Modul PPG dan masih banyak lagi. Beliau menyampaikan PPL terintegrasi dengan program PPG, sehingga lebih mudah dan terarah. Beliau juga menjelaskan prinsip dalam PPL adalah Prinsip Supervisi Klinis yakni hubungan kolegial dan interaktif yang sinergis dan terbuka, demokratis, berbasis kebutuhan dan aspirasi mahasiswa, dan mengutamakan prakarsa serta tanggung jawab mahasiswa. Selain itu juga menjelaskan kegiatan PPL meliputi persiapan dan eksplorasi sumber belajar, implementasi hasil lokakarya ke dalam praktik pembelajaran serta hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh Pengelola PPG, Dosen, dan Guru Pamong.
Para peserta acara ini juga berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi kelompok yang dirancang untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang muncul seiring dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Diskusi ini membantu para pendidik membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana mereka dapat mengubah pendidikan untuk lebih baik.
Acara ini berlangsung selama sehari dengan diskusi mendalam, pelatihan, dan kolaborasi antara para peserta. Dengan semangat yang tinggi, para dosen dan guru pamong Batch 2 PPG Daljab kembali ke lingkungan mereka masing-masing dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang ditingkatkan, siap untuk memberikan pendidikan yang lebih baik dan relevan bagi generasi muda. (M. Arifin A.)