Monitoring dan Supervisi Mahasiswa PPG LPTK IAIN Madura: Menyemai Ilmu, Menuai Keberkahan
- Diposting Oleh Admin Web Prodi PPG
- Kamis, 13 Februari 2025
- Dilihat 55 Kali
Takalar, 11 Februari 2025 – Dalam upaya memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG), LPTK IAIN Madura melaksanakan kegiatan monitoring dan supervisi bagi mahasiswa PPG Batch 2 Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di beberapa sekolah di Takalar, yakni SMKN 2 Takalar, SMAN 3 Takalar, SDN Patani II, dan SDN Lamangkia.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan 2 Fakultas Tarbiyah, Prof. Dr. H. Mohammad Thoha, M.Pd.I., didampingi oleh Sekretaris Program Studi PPG, Busahwi, M.Pd.I., serta beberapa dosen pendamping lainnya seperti Wahab Syakhirul Alim, M.Pd., Mochamad Arifin Alatas, M.Pd., Kacung Wahyudi, M.Pd., dan Dewi Rosikhoh, S.Si., M.Pd. Dengan penuh semangat, mereka turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melihat perkembangan mahasiswa yang sedang menjalani PPL (Praktik Pengalaman Lapangan).
Sejak pagi, tim monitoring dan supervisi bergerak dari satu sekolah ke sekolah lainnya. Setiap kunjungan diawali dengan pertemuan bersama kepala sekolah dan mahasiswa PPG di masing-masing lokasi. Kehangatan dan semangat terpancar dari wajah mahasiswa yang menyambut kedatangan para dosen pembimbing. Momen ini menjadi ajang diskusi dan evaluasi bersama, memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman mengajar yang optimal.
Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Mohammad Thoha, M.Pd.I. menekankan pentingnya menjaga niat dalam mendidik. “Menjadi seorang guru bukan sekadar profesi, melainkan amanah. Ilmu yang kita sampaikan bukan hanya untuk memenuhi kurikulum, tetapi juga untuk mencetak generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya penuh kebijaksanaan.
Setiap mahasiswa diberikan kesempatan untuk menunjukkan keterampilan mengajarnya di kelas. Dengan penuh antusiasme, mereka mengajar sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah disusun. Tim supervisi mengamati secara langsung metode yang digunakan, interaksi dengan siswa, serta kesiapan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan di dalam kelas.
Beberapa catatan penting diberikan kepada mahasiswa, termasuk bagaimana membangun komunikasi yang lebih efektif dengan siswa, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serta meningkatkan kreativitas dalam menyampaikan materi. Tidak hanya itu, mahasiswa juga diingatkan untuk selalu menyertakan doa dalam setiap proses mengajar, karena ilmu yang berkah adalah ilmu yang diajarkan dengan hati yang tulus.
“Kunci keberhasilan bukan hanya pada seberapa banyak ilmu yang kita miliki, tetapi juga bagaimana kita mengajarkan ilmu itu dengan ikhlas dan sabar. InsyaAllah, ilmu yang kita sampaikan akan menjadi amal jariyah yang tidak terputus,” kata Busahwi, M.Pd.I. saat memberikan motivasi kepada mahasiswa.
Di akhir sesi supervisi, tim dosen melakukan evaluasi bersama mahasiswa. Diskusi santai namun penuh makna terjadi, di mana mahasiswa berbagi pengalaman serta tantangan yang mereka hadapi selama praktik mengajar. Beberapa di antaranya mengaku masih mengalami kendala dalam pengelolaan kelas dan penyampaian materi yang efektif, namun dengan bimbingan yang diberikan, mereka merasa lebih percaya diri untuk terus belajar dan berkembang.
Dosen pendamping juga mengapresiasi semangat mahasiswa dalam menjalani PPL ini. “Kalian sudah berada di jalur yang benar. Teruslah belajar, jangan pernah lelah memperbaiki diri, dan tetaplah istiqomah dalam mendidik dengan penuh keikhlasan,” ujar Wahab Syakhirul Alim, M.Pd. dengan penuh semangat.
Dengan berakhirnya kegiatan monitoring dan supervisi ini, diharapkan mahasiswa semakin siap untuk menghadapi tantangan di dunia pendidikan yang sesungguhnya. Semoga ilmu yang mereka dapatkan selama PPG menjadi bekal yang bermanfaat dan mendatangkan keberkahan bagi diri mereka sendiri serta generasi yang akan mereka didik di masa depan. Aamiin ya Rabbal 'Alamin. (MAA)